Naruto Uzumaki Pointing Finger

Sabtu, 28 Maret 2015

Diary Biru Langit (cerpen)

Title: Diary Biru Langit atau Cerulean Diary
Tokoh: Lee Gun Wook(aku), Louisa Sakurazuka, Lee Joon Suh (anak Gun Wook), dan tokoh tambahan lainnya.
Genre: Campur aduk. Hihihihi..
Note: aku sebenarnya bukan lagi K-POPers. Tapi cerpen ini sengaja aku buat tokohnya pake nama korea. Soalnya aku bingung nentuin nama Indo nya. Lagipula mengarang nama korea itu mudah dan menyenangkan. Okelah. Tanpa banyak cincong, cuss baca aja! Semoga suka, ya! And don’t copas tanpa seijin saya!

Sabtu, 14 Maret 2015

The Story of My Life: 1st Grade Elementary School

Cast: aku dan tokoh tambahan lain nya.
Genre: nggak jelas.
Jenis kelamin: cerpen #gagal.
Warning: dapat menyebabkan kantuk, mual-mual berlebihan, diare dan sembelit bersamaan, juga efek negatif lainnya.
Nb: admin sebenarnya dikasih tugas sama Guru buat nulis cerpen di Blog. Admin punya banyak cerpen sih, tapi belum jadi semua. Soalnya admin lagi buntu ide. Dan jadilah sekarang cerita pendek tentang kehidupan admin saat kelas 1 SD. LETS GO TO READ!
...
...

Hay! Perkenalkan namaku Novita Hayatun Nufus. Aku lahir di Kota Cirebon, tanggal 7 November 1999. Cita-citaku yaitu ... (belum pasti #peace). Hobiku adalah bermain Bulutangkis, internetan, ngemil, tidur, mukul-mukul meja, buat cerpen abal-abal, dan lain-lain.

Sabtu, 07 Maret 2015

Kesan dan Pesan




Hay Readers!
Balik lagi dengan saya, admin blog alay yang suka cuap-cuap nggak jelas dan nggak keruan #ngaku.
Hari ini, tulisan saya berisi tentang kesan dan pesan selama saya bersekolah di SMP Negeri 9 Salatiga.

Jumat, 06 Maret 2015

Idolaku

Tokoh Idola adalah sesosok orang, sekelompok orang yang karena suatu kelebihan yang dimilikinya sehingga dapat menarik perhatian seseorang.
Setiap orang didunia ini pasti punya sosok yang diidolakan atau sosok pedoman dalam hidup.
Yang dimaksud idola itu tak harus seorang artis papan atas atau orang terkenal lainnya. Tapi seorang ibu, ayah, atau orang-orang terdekat kita juga bisa menjadi idola kita atau pedoman hidup kita.
...
Dipostingan kali ini, saya akan mengenalkan pada kalian siapa saja idola saya.
Langsung saja, yang pertama adalah:

1.   Jackie Chan

Jackie Chan adalah salah satu aktor laga di dunia perfilman Hollywood khususnya di China.
Paman Chan lahir pada tanggal 7 April 1954. Sampai saat ini sepertinya film yang telah ia mainkan sepertinya sudah hampir 100 atau lebih.

Rabu, 04 Maret 2015

Cita-citaku adalah ...

Apakah itu cita-cita?
Cita-cita adalah keinginan, harapan, atau tujuan yang selalu ada dalam pikiran. Tidak ada orang hidup tanpa cita-cita, tanpa berbuat kebajikan, dan tanpa sikap hidup.
Cita-cita itu perasaan hati yang merupakan suatu keinginan yang ada dalam hati. Cita-cita merupakan bagian atau salah satu unsur dari pandangan hidup manusia, yaitu sesuatu yang ingin digapai oleh manusia melalui usaha. Sesuatu bisa disebut dengan cita-cita apabila telah terjadi usaha untuk mewujudkan sesuatu yang dianggap cita-cita itu
Bicara tentang cita-cita, sudahkah kalian memiliki cita-cita?
Kalau sudah, apa cita-citamu?
...
Dipostingan kali ini, saya akan bercerita sedikit tentang cita-cita saya.
Sejak zaman SD, kalian biasanya sudah dituntut untuk memiliki cita-cita. Ada yang ingin jadi guru, polisi, dokter, dan lain-lain.
Tapi pernahkah kalian merasa bimbang dengan apa yang kalian cita-citakan tersebut? Saya mengalami hal itu.
Ada saat dimana saya merasa bingung dengan cita-cita saya. Dulu ketika saya kelas 3 Sekolah Dasar, saya pernah bercita-cita menjadi seorang arsitek. Tapi ketika adik saya berkata, “Mbak tuh pinter gambar baju, ya,”, saya langsung berfikir designer adalah cita-cita yang bagus.
Kelas 5 adalah saat dimana saya mulai merasakan apa itu ‘Nge-Fans’. Idola saya adalah seorang pebulutangkis bernama Mohammad Ahsan. Ketika melihatnya bermain sedemikian apik, saya berkata ia adalah pahlawan olahraga nasional. Dan saya ingin jadi seorang pahlawan seperti dia. Sampai akhirnya di kelas 7 atau 1 SMP, saya mulai menyadari bahwa menjadi seorang atlet di Indonesia adalah hal yang sia-sia jika tanpa penghargaan yang layak dari pemerintah. Andaikan saja Indonesia itu seperti Malaysia.
Bukan main. Negeri Jiran itu memberikan pensiun seumur hidup bagi para atlet nya yang berprestasi. Salah satu contohnya adalah pebulutangkis Lee Chong Wei.
Saya memang seorang remaja labil. Saya ingin jadi seorang politisi ketika saya melihat keadaan pemerintahan di Indonesia yang ‘semrawut’. Seorang politisi yang adil, tak pandang bulu. Juga seorang politisi yang mengerti bagaimana harus bertindak. Dan seorang politisi yang mengerti keadaan rakyatnya. Dan tentunya benar-benar berbakti pada bumi pertiwi. Tidak sekadar umbar janji.
Tapi ketika saya dihadapkan pada kenyataan bahwa persaingan politik itu amat berat, saya jadi ragu. Tapi jika saya diberi kesempatan, saya akan memanfaatkannya dengan sebaik mungkin.
Menyelamatkan nyawa orang itu besar pahalanya. Menjadi dokter adalah pekerjaan yang mulia. Ibu saya sangat menginginkan saya agar menjadi dokter.
Tapi ketika mengetahui bahwa saya akan dimasukkan ke SMK jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), apakah kemudian saya bisa jadi dokter? Atau seorang politisi?
Entahlah..
Saya pikir, mungkin lebih baik saya jalani apa yang ada didepan saya. Lambat laun saya pasti mengerti apa yang harus saya capai dalam hidup ini. ^_^

Terimakasih sudah membaca postingan saya yang mungkin kurang penting ini.
Cita-citaku